Selasa, 10 Januari 2012

OMbak RINdu

Tersentak ......Terpana akan kehidupan yang bagaikan rodaterkapai-kapai melawan ombak di lautannamun kekuatan diri hanyutbersama derasnya air yang mengalirhanya pasrah dan kejujuran dalam diri kental diiringi imbauan kembalimereka yang telah pergiRindu.... rindukan kesempurnaan hiduppilunya hati dikelilingi suasana berliku walaupun tersergam di sisimahligai istana lengkap segalaia hanyalah pelengkap diri yang tiada makna ketidaktenangan hati tetap menghantui menyesalkah ?kesepian....kehampaan...kerinduanbagaikan teman saban haritiada siapa yang mengertisuara yang nyaring diiringi pandangannan menusuk...perintah yang tiada bantahanwalau hati tak lekang dek ngomelantak siapa mendengarhanya dinding dan hiasan berwarnasama warna dengan hati tak keruantak pasti sampai bilaNamun terlihat seketika senyuman menawan , layanan istimewadan ketawa kedengaranserta....kebenaran terpaksapenyeksaan hampir terleraisayangkah ? Cintakah?ianya sementara cumayang pasti......kepercayaan masih terhalangtersangkar kembali di mahligai indah Hati nan terluka sentiasa tercari-cariapakah sebenarnya yang tersiratapakah itu yang tersurat !
aku rindu kau... umpama ombak...mnghempas ke pantai

CINTA SEJATI LANGIT DAN LAUT

Dahulukala, langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka saling
menyukai di antara satu sama lain. Oleh sebab sangat sukanya laut
terhadap langit, warna laut sama dengan warna langit. Oleh sebab
sangat sukanya langit terhadap laut, warna langit sama denga warna
laut.

Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan kata-
kata `Aku Cinta Padamu’ ke telinga langit. Setiap kali langit
mendengar bisikan penuh cinta laut terhadapnya, langit tidak
menjawab apa-apa , hanya tersipu-sipu malu dengan wajah kemerah-
merahan.

Suatu hari, datanglah awan. Melihat kecantikan si langit, awan terus
jatuh hati terhadap langit, bak cinta pandang pertama. Tetapi tentu
sahaja langit hanya setia mencintai laut. Setiap hari, langit hanya
mahu melihat laut sahaja. Awan berasa sedih tetapi ia tidak berputus
asa mencari cara dan akhirnya mendapat satu akal. Awan mengembangkan
dirinya seluas dan sebesar mungkin serta menyusup ke tengah-tengah
di antara langit dan laut. Ia berusaha menghalangi pandangan langit
dan laut terhadap satu sama lain.

Laut berasa marah kerana tidak dapat melihat langit. Laut
mengeluarkan gelombangnya bagi mengusir awan yang mengganggu
pandangannya. Tetapi tentu sekali usahanya tidak berhasil. Lalu
datanglah angin yang sejak dulu mengetahui hubungan cinta langit dan
laut. Angin berasakan perlu membantu langit dan laut menyingkirkan
awan yang mengganggu perhubungan mereka yang sekian lama terjalin.

Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan. Lantas terpecah-
pecahlah awan menjadi berselerak ke banyak bahagian, sehingga ia
tidak berupaya lagi melihat langit dengan jelas dan tidak mampu lagi
untuk mengungkapkan perasaannya terhadap langit. Kerana rasa
terseksa menanggung perasaan cinta yang menggunung tinggi terhadap
langit, awan menangis sedih.

Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak dapat
dipisahkan. Kita juga dapat melihat di mana mereka menjalin kasih.
Setiap kali memandang ke hujung laut, di mana ada garisan horizon
yang menemukan langit dan laut, di situlah mereka sedang berpacaran.

Puisi Buat Seorang Sahabat


sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam...


MuaaHH

Saya Sayang Kepada Pembaca Blog Saya Ini <3